21 Juni 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Pengambilalihan RSI Samarinda, Pemprov Audiensi Bersama DPD RI


Pengambilalihan RSI Samarinda, Pemprov Audiensi Bersama DPD RI
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar audiensi dengan Komisi III DPD RI membahas mengenai permasalahan Rumah Sakit Islam di Samarinda berlangsung, Rabu siang 21 Desember 2016 (Foto: Diskominfo)

KLIKBERAU.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar audiensi dengan Komisi III DPD RI membahas mengenai permasalahan Rumah Sakit Islam di Samarinda berlangsung, Rabu siang 21 Desember 2016 di Ruang Tepian I, Kantor Gubernur Kaltim.

Sekretaris Provinsi (Sekprov), Rusmadi menjelaskan, aset Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) yang digunakan sebagai Rumah Sakit Islam (RSI) Samarinda dalam rangka pengambilalihan pengelolaan RSI oleh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Wahab Syahranie (AWS).

“Gedung RSI (eks RSUD AWS) dimanfaatkan oleh Yayasan Rumah Sakit Islam (YARSI) Samarinda berbentuk pinjam pakai berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Kalimantan Timur Nomor: 217 Tahun 1986 tanggal 29 Juli 1986 tentang Penyerahan Hak Pemakaian Ex Gedung Rumah Sakit Umum Jalan Gurami Samarinda kepada Yayasan Rumah Sakit Islam Kalimantan Timur Samarinda,” ujar Rusmadi seperti dilansir laman Diskominfo Kaltim.

Selain itu ditambahkan pula, Biro Perlengkapan Setda. Provinsi Kaltim telah meminta BPKP Provinsi Kaltim untuk dapat melakukan Audit Kepatuhan Terhadap Peraturan Perundang-Undangan atas Hibah Pemprov Kaltim.

Kaltim yang diberikan kepada RSI Samarinda sebagaimana Surat Gubernur Kaltim Nomor: 030/4082/BP-III/VIII/2016 tanggal 19 Agustus 2016 perihal: Audit Atas Hibah Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang diberikan Kepada Rumah Sakit Islam (RSI) Samarinda.

Sehingga dengan adanya kejelasan dari permasalahan kebijakan tersebut Pemprov Kaltim dapat fokus dalam upayanya mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi seluruh masyarakat Kaltim. (*)

Reporter : Diskominfo Kaltim    Editor : Zul Ihsan



Comments

comments


Komentar: 0