17 Oktober 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Ternyata Peredaran Miras Masih Ada di Bontang


Ternyata Peredaran Miras Masih Ada di Bontang
Aparat gabungan menyita miras ilegal di salah satu THM yang berada di kawasan Kampung Baru (KLIKBONTANG/ FANNY)

KLIKBERAU.COM - Aparat gabungan yang beroperasi Rabu 21 Desember 2016 malam membawa pulang 74 minuman keras (Miras) illegal dari salah satu THM di kawasan Kampung Baru, Kecamatan Bontang Selatan, Kota Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim).

THM berinisial GS itu, diamankan petugas lantaran ditemukan menjual puluhan miras berbagai jenis, sebagai produk pendukung bisnis karaoke dan pub. Padahal, berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 27 Tahun 2002 tentang Tata Cara Peredaran Miras di Kota Bontang, hanya hotel berbintang yang bisa memasarkan produk itu.

“Barang bukti yang diamankan, ada 61 bir putih dan 13 bir hitam, jadi total semua 74 miras,” jelas Ibnu Gunawan, Kepala Satpol PP Bontang ditemui usai operasi tadi malam.

Tindakan selanjutnya, pihaknya akan memanggil pemilik THM yang diketahui berinisial HR. Tujuannya untuk membuat pernyataan agar tidak kembali melakukan hal serupa di kemudian hari.

Sedangkan barang bukti yang diamankan akan lebih dahulu dilaporkan ke kepala daerah, untuk memutuskan tindaklanjutnya. “Untuk barang buktinya, nanti akan dilaporkan dulu ke pimpinan (kepala daerah, Red.), apakah akan di bawah ke ranah hukum, atau dimusnahkan di sini,” ungkapnya.

Eddy Forestwanto, Kabid Penegakan Undang-Undang Daerah (PPUD) Satpol PP Bontang mengisahkan, penanggung jawab THM sempat menolak ketika barang bukti ingin diamankan petugas.

Bahkan sempat menunjukan sebuah dokumen yang belakangan diketahui berupa surat keterangan usaha dari kelurahan setempat. Namun, dokumen tersebut tidak bisa melegalkan bisnis Miras untuk dilakukan.

Pada akhirnya mengalah, dan bersedia menandatangani dokumen serah terima barang bukti yang disodorkan petugas. Yang memuat identitas, alamat hingga barang bukti yang diamankan. “Dengan dokumen itu, ketika dia cek ke sini barang buktinya, jumlah dan isi barang tetap sama,” tukasnya. (*)

Reporter : Imran Ibnu    Editor : Shanika Adella



Comments

comments


Komentar: 0