17 Oktober 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Tak Ada Biaya, Orangtua Afdhal Hanya Bisa Pasrah


Tak Ada Biaya, Orangtua Afdhal Hanya Bisa Pasrah
Andi Nidar memanggu putranya Muhammad Afdal yang mengidap penyakit Microsefalus dan CP (KLIKBONTANG/ NUR AISYAH)

KLIKBERAU.COM - Tak mampu memenuhi kebutuhan hidup selama berada di Kota Samarinda, membuat Andi Nidar (21) terpaksa menjatuhkan pilihan menunda operasi buah hatinya, Muhammad Afdal (4).

Padahal, putra sulungnya itu harus menjalani operasi kedua, enam bulan setelah operasi pembentukan lubang usus di dinding perut (Post Colostumy) pada Agustus 2014 lalu.

“Sudah dua tahun lebih. Buat beli kantong pembungkus ususnya (kantong stoma) saja kami enggak mampu, apalagi buat biaya hidup di sana (Samarinda) nanti,” tandasnya saat ditemui Klik Bontang (KlikGroup) di kediamannya, Jalan RE Martadinata RT 07, Kelurahan Lok Tuan, Kecamatan Bontang Utara.

Ibu dari dua anak ini menuturkan, biaya operasi kedua ini sebenarnya bakal ditanggung jaminan kesehatan. Namun, untuk ongkos selama masa perawatan yang memakan waktu berbulan-bulan, ia tak sanggup. Belum lagi, ada beberapa obat yang harus ditebus sendiri.

Baca Juga: Derita Microsefalus, Balita Bontang Ini Hanya Berbobot 7 Kg

Sementara, penghasilan suaminya yang masih berstatus pekerja harian, tidak mampu meng-cover biaya hidup selama di Kota Tepian nantinya. “Kerjain parit di Guntung. Sehari digaji Rp120 ribu. Itu juga sudah mau selesai pekerjaannya,” ungkapnya.

Kendati berharap putranya segera dioperasi, ia mengaku tak bisa menutup mata dengan kondisi finansial yang dihadapinya saat ini. Sehingga Nidar harus merawat sendiri buah hatinya yang juga mengidap Microsefalus dan Cerebral Palsy (CP) ini.

Bahkan, untuk membungkus lubang usus di dinding perut kiri Afdal pascaoperasi pertama, ia terpaksa memanfaatkan kantong plastik es dan selotip bening sebagai perekatnya. “Masih harus nabung dulu. Sebelumnya sudah habis-habisan waktu operasi pertama,” pungkasnya.(*)

Reporter : Nur Aisyah    Editor : Zul Ihsan



Comments

comments


Komentar: 0