20 November 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Dekranasda Kaltim Kagumi Batik Bontang


Dekranasda Kaltim Kagumi Batik Bontang
Ketua Dekranasda Provinsi Kaltim Hj Encek Amelia Suharni (dua dari kiri) memerhatikan motif batik Bontang yang dijelaskan oleh Ketua Dekranasda Bontang Hapidah Basri Rase (kedua dari kanan) di Pondok Batik Etam Bontang (HUMAS PEMKOT/ ADI)

KLIKBERAU.COM - Ketua Dewan Kerajinan Nasional Indonesia (Dekranasda) Provinsi Kaltim Encek Amelia Suharni kemarin turut serta pada kunjungan kerja Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak di Kota Bontang.

Tiba di Bontang, istri Gubernur Kaltim ini disambut Ketua Dekranasda Kota Bontang Hapidah Basri Rase didamping Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Bontang Shelni Syirajudin di Pondok Batik Etam Jalan Soekarni-Hatta Gang Belawa RT 25 Kelurahan Gunung Telihan, Kecamatan Bontang Barat.

Kunjungan Dekranasda Provinsi Kaltim ini dimulai dengan melihat galeri serta menyaksikan langsung proses pembuatan Batik Kuntul Perak. Batik Kuntul Perak itu sendiri adalah batik khas Kota Bontang yang diproduksi di Pondok Batik Etam oleh para pengrajin binaan Dekranasda Bontang.

Ditemui disela-sela kunjungannya, Encek Amelia Suharni menyampaikan pujianaanya kepada para pengrajin di Kota Bontang. Dikatakan, Batik Kuntul Perak Bontang memiliki peluang untuk dipasarkan, tidak hanya di Kota Bontang saja, akan tetapi juga diyakini mampu bersaing dengan batik-batik yang berasal dari daerah lain.

“Luar biasa, ternyata Kota Bontang tidak hanya sebagai kota industri, akan tetapi juga memilki potensi lain yang bisa diandalkan untuk mengangkat kesejahteraan masyarakatnya. Oleh karenanya, saya beharap Batik Kuntul Perak ini terus dilestarikan dan di promosikan sehingga bisa dikenal orang banyak. Jujur, saya mengakui keunikannya dan tidak kalah cantik dengan batik khas daerah lain,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Bontang Hapidah Basri Rase dalam sambutannya menyampaikan bahwa hakekat Dekranasda adalah organisasi nirlaba yang menghimpun pecinta dan peminat seni untuk memayungi dan mengembangkan produk kerajinan dan mengembangkan usaha tersebut, serta berupaya meningkatkan kehidupan pelaku bisnisnya yang sebagian merupakan kelompok Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

“Batik ini merupakan salah satu hasil dari kerajinan andalan kami. Akan tetapi kerajinan yang kami miliki bukan hanya fokus di batik saja, kami juga memilki kerjainan dari daur ulang sampah. Ini semua adalah wujud nyata dan upaya yang telah kami lakukan dalam mewujudkan Bontang sebagai Creative City dengan terus mengembangkan kegiatan perekonomian sekaligus persembahan kami dalam membantu program Pemerintah Kota Bontang guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” terangnya.(*)

Reporter : Andi Yusrianto    Editor : Shanika Adella



Comments

comments


Komentar: 0