21 Juli 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Kaki Palsunya Terwujud, Hardianto Semangat Ingin Buka Usaha


Kaki Palsunya Terwujud, Hardianto Semangat Ingin Buka Usaha
Salam komando Dandim 0902/TRD bersama Hardianto (Foto: Dayat)

KLIKBERAU.COM - Hampir dua tahun lamanya, Hadianto akhirnya kembali merasakan memiliki dua kaki, raut bahagia terpancar jelas dari wajahnya, saat dijemput Komandan Kodim (Dandim) 0902/Trd, Letkol Cpn Roni Nuswantoro Hadi di Bandara Kalimarau, Rabu (3/5).

Hadianto mengaku bahagia, penantiannya untuk mendapat kaki pengganti pasca diamputasi akibat kecelakaan melaut membuahkan hasil. Berkat Bakti Sosial Kodim 0902/Trd, ia diberangkatkan menuju Amuntai Kalimantan Selatan untuk mendapatkan kaki palsu tersebut.

“Alhamdulillah setelah 2 tahun saya mendapat rezeki, bantuan dari Kodim 0902/Trd berupa kaki palsu. Kalau saya sendiri tidak mungkin bisa beli kaki palsu ini. Saya sangat bersyukur adanya bantuan ini,” ujar Hardianto saat ditemui KlikBerau.

Hadianto tampak masih menggunakan tongkat untuk menopang badan dan mengatur keseimbangan tubuh. Tidak seperti sebelumnya, ia harus menggunakan kursi roda sebagai alat bantu berjalan.

Dikatakannya, dari keterangan dokter, dibutuhkan waktu sekira dua bulan untuk terbiasa menggunakan kaki palsu. Namun hal itu diyakinkan Hardiato bukan halangan, agar membiasakan diri berjalan menggunakan kedua kakinya secara perlahan.

“Kalau dibawa jalan tanpa tongkat masih agak sakit, karena belum terbiasa. Kata dokter juga membutuhkan waktu dua bulan agar terbiasa dan dilatih terus menggunakan kaki palsu," katanya.

"Alhamdulilah dibanding dulu cuman bisa ngesot, atau pake kursi roda. Sekarang sudah mulai bisa berdiri meskipun masih menggunakan tongkat,” lanjutnya.

Hadianto menceritakan, awal mula kejadian pahit menimpanya pada 2016 lalu. Saat itu ia terbiasa melaut, namun pada hari nahas tersebut dirinya tidak sadar jika kakinya tersangkut karang, dan ia pun mulai kehabisan napas. Terpaksa ia menarik kakinya hingga terluka dan dirawat di Puskemas Maratua.
Namun kondisinya kian memburuk, akhirnya dibawa ke RSUD Abdul Rivai. Dan ia pun harus harus menerima nasib kakiknya amputasi, untuk mencegah pembusukan menular.

“Makanya kalau melaut lagi masih trauma. Saya mau buka usaha saja,” tuturnya.

Kini, Hadianto memiliki semangat baru setelah mendapat kaki palsu. Ia berniat membuka usaha kerajinan tangan dari batok kelapa, sekaligus membantu ekonomi keluarganya. Dan jika berhasil, sebagian keuntungan juga ia niatkan untuk disisihkan membantu orang tidak mampu.

“Saya mau buka usaha kerajinan tangan dari batok kelapa, semoga saja bisa maju dan sukses,” ungkapnya kemudian.

Ditanya pasangan, Hadianto tersipu mengatakan belum memiliki. Namun ada keinginan untuk segera menikah.

“Belum punya mas, kalau keinginan pasti ada, tapi semua kembali kepada Allah,” ucapnya.

Sementara Dandim 0902/Trd Letkol Cpn Roni Nuswantoro Hadi mengaku turut bahagia dengan apa yang dirasakan Hardianto. Ia juga terlihat akrab merangkul Hadianto, seraya berbincang panjang lebar.

Baca Juga: Kodim 0902/TRD Wujudkan Mimpi Hardianto Dapat Kaki Palsu

Roni berpesan, agar Hadianto selalu mengutamakan ibadah dan jangan pernah putus asa. Meski dalam keadaan terbatas, harus selalu bersyukur.

“Kamu tetap semangat, apalagi kamu cerita tadi mau buka usaha. Itu sangat bagus, jangan mudah menyerah. Semua sudah ada yang mengatur, sampaikan salam saya kepada keluarga ya,” tutur Dandim Roni. (*)

*Hardianto saat berbincang bersama Komandan Kodim 0902/TRD Letkol CPN Roni Nuswantoro Hadi

Reporter : M Hidayat    Editor : Shanika Adella



Comments

comments


Komentar: 0