17 Oktober 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Optimalisasi PAD, Pemkab Terapkan Retribusi Sampah Rumah Tangga


Optimalisasi PAD, Pemkab Terapkan Retribusi Sampah Rumah Tangga
Ilustrasi

KLIKBERAU.COM - Guna optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemerintah Kabupaten Berau berupaya tingkatkan sektor penerimaan yang selama ini belum tergali dengan baik. Salah satunya, melalui retribusi sampah rumah tangga yang hingga saat ini mencapai 200 persen.

Metode penarikan retribusi sampah rumah tangga dilakukan melalui sinergi Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) bersama PDAM Tirta Segah, berupa penyatuan pembayaran tagihan air dan retribusi sampah dalam satu rekening.

Hal ini tertuang melalui Peraturan Daerah Nomor 7/2010 tentang Retribusi Pelayanan Persampahan/Kebersihan. Serta, kesepakatan bersama Pemkab Berau dengan PDAM Tirta Segah Nomor 180/13-PPJJ/HK/2015 tentang Pemungutan Retribusi Pelayanan Persampahan/Kebersihan khusus Wajib Rumah Tangga.

"Setiap bulannya pelanggan PDAM akan membayar tagihan yang sudah disatukan dengan retribusi sampah," ucap Sekretaris DKP Berau Yudha Budisantoso.

Dijelaskan Yudha, untuk tarif retribusi sampah rumah tangga pun beragam. Kategori rumah tangga kecil (R1) akan dikenakan biaya retribusi sebesar tiga ribu rupiah perbulan, rumah tangga sedang (R2) empat ribu rupiah perbulan, sementara rumah tangga besar (R3) sebesar tujuh ribu rupiah perbulan.

"Potensinya sangat besar, hingga Agustus 2016 saja kita bisa menarik retribusi hingga 221 Juta Rupiah," tambahnya.

Bahkan, pada tahun 2017 mendatang diproyeksikan DKP Berau jika penerimaan retribusi sampah akan mengalami penambahan, mengingat target 7000 sambungan baru PDAM akan terealisasi.

"Potensi retribusi dari rumah tangga ini sangat besar. Itu yang selama ini tidak tergali. Makanya dengan penambahan sambungan PDAM tahun depan, kami proyeksikan juga ada kenaikan besaran retribusi sampah rumah tangga," pungkasnya. (*)

Reporter : Wahid    Editor : Zul Ihsan



Comments

comments


Komentar: 0