20 November 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Ketua LKP Samarinda Bantah Disebut Korupsi Dana Bansos


Ketua LKP Samarinda Bantah Disebut Korupsi Dana Bansos
Ilustrasi

KLIKBERAU.COM - Terduga korupsi dana bantuan sosial dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), tahun Anggaran 2013, Ed merupakan warga Damanhuri, Samarinda. Ed adalah Ketua Yayasan Lembaga Kursus dan Pelatihan Kerja (LKPK) Jimcron.

Akibat perbuatannya, negara dirugikan hingga Rp1.3 miliar. Polisi menduga jika pelaku justru menggunakan dana hibah tersebut untuk membeli rumah dan kendaraan. Padahal, hibah tersebut untuk biaya pembelian alat alat pelatihan dan dana pembayaran instruktur.

Namun, Ed justru membantah dugaan penggunaan uang itu untuk membeli rumah dan kendaraan. Ed mengaku menggunakan dana hibah sesuai peruntukkannya.

"Belinya bukan pada saat uang keluar. Karena uang keluar itu sudah jalan beberapa lama, Pak. Harga rumahnya Rp220 juta, DP Rp100 juta. Yang satu miliar dibuat uang pelatihan, Pak. Kurang tahu pasti itu, Pak sudah lama. Itu, kan karena sudah berjalan 4 tahun," ujar Ed.

Kini akibat perbuatanya petugas menjerat pelaku dengan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana ditambah dan diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 31/1999 junto Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana dan Pencucian Uang.

Sebelumnya, tersangka pelaku mengajukan permohonan bantuan dana melalui Biro Sosial Pemprov Kaltim sebesar Rp1.9 miliar. Dana tersebut untuk pelatihan komputer.

Baca Juga: Dua Pengurus LKP di Samarinda Diduga Korupsi Dana Bansos

Pemprov Kaltim memenuhi permohonan tersebut dan mencairkan bansos sebesar Rp1,45 miliar. Namun, setelah dilakukan audit oleh BPKP Provinsi, terdapat temuan kerugian negara sebesar Rp1,37 miliar.

Dalam laporan pertanggungjawaban penggunaan dana hibah itu, BPKP menemukan penggunaan dana hanya sedikit dana untuk kegiatan yayasan. (*)

Reporter : Man    Editor : Shanika Adella



Comments

comments


Komentar: 0