23 Oktober 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Puluhan Toko Obat di Bontang Tak Berizin


Puluhan Toko Obat di Bontang Tak Berizin
Rombongan Komisi I DPRD, Diskes dan TNI saat Sidak peredaran obat di Tanjung Limau, Kelurahan Gunung Elai, Selasa 19 September 2017(KLIKBONTANG/FANNY)

KLIKBERAU.COM - Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Diskes-KB) Kota Bontang merilis, dari 44 toko obat terdata, hanya 4 yang berizin.

Salah satu kendala yang dialami pengusaha, adalah keharusan memberdayakan tenaga medis untuk melegalisasi obat yang ditawarkan.

Bahtiar Mabe, Kabid Pelayanan Kesehatan dan Sumber Daya Kesehatan, Diskes-KB Bontang menjelaskan, 40 pedagang obat tak berizin di Bontang, selama ini hanya terpantau secara berkala oleh Diskes maupun Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (BPOM).

“Itu yang terdata, belum lagi toko obat atau toko sembako yang jualan obat lain, saya kira masih ada,” jelas Bahtiar-sapaannya- di sela Sidak.

Pada umumnya, kata dia, para pedagang tak mengurus izin lantaran keberatan dengan ketentuan menyiapkan tenaga medis untuk memastikan legalitas obat yang dimiliki. Sebab, tentu harus ada biaya sebagai kontribusi keahlian yang dimiliki.

Sedangkan, tidak semua pengusaha memiliki penghasilan cukup untuk membayar tenaga medis, yang hanya bekerja untuk keterampilan khusus.

“Selain itu, ada juga yang memang belum tahu aturannya, dan ada juga yang tidak mau urus,” terangnya.

Kendati demikian, pihaknya akan menindaklanjuti operasi tersebut. Dimulai dari langkah menemui pemilik toko dan memanggil untuk mediasi. Namun jika pertemuan dan upaya persuasive tak diindahkan, maka akan beranjak pada tahap eksekusi.

Agus Haris, Ketua Komisi I DPRD Bontang meminta Diskes Bontang bersama Satpol PP menindak tegas para pedagang obat yang tidak berizin. Sebab, hal itu dianggap bisa mengancam kesehatan generasi muda Bontang.

Demikian pula dengan para supir mobil box yang menjual barang kepada pedagang.

Mereka diminta hanya menjual pada pedagang berizin. Jika tidak, maka harus ditindak Satpol PP.

“Semestinya, Satpol PP sudah bisa razia sejak dini. Toh sudah terbukti banyak yang jualan tanpa izin,” kata Politisi Partai Gerindra ini.

Sunaryo, Kasi Pengendalian dan Operasi Satpol PP Bontang di tempat sama menyambut baik usul Komisi I DPRD Bontang untuk menindak para pedagang obat tak berizin.

Saat ini, satuan pimpinan Ibnu Gunawan itu akan menunggu perkembangan hasil operasi yang digelar hari ini.

Jika tak membuahkan hasil dengan kepatuhan dari pedagang obat, maka akan dilanjutkan pada tahap sosialisasi.

“Kalau masih tidak ditaati, kita akan kerjasama dengan Diskes untuk menindak. Kami juga ada Penyidik, jadi kasus ini bisa diperadilankan,” tutupnya.(*)

Reporter : Ichwal Setiawan    Editor : Shanika Adella



Comments

comments


Komentar: 0