22 September 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Unit Terperosok Saat Dumping, Jusman Tewas Tertimbun


Unit Terperosok Saat Dumping, Jusman Tewas Tertimbun
Kondisi Heavy Duty (HD) yang dikendarai Jusman (Foto: Dayat)

KLIKBERAU.COM - Malang nasib Jusman (26), salah satu kontraktor tambang batubara PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) site LMO (Lati Sembakungan) Kecamatan Gunung Tabur, tewas tertimbun sesaat setelah Heavy Duty (HD) OHT 777-213 yang kemudikannya terperosok akibat melewati tanggul acuan dumping di area tersebut.

Kejadian berlangsung pada Selasa (29/8) malam sekira pukul 23.59 Wita. Bermula saat HD yang dikemudikan Jusman mendapat giliran proses dumping batubara. Namun saat bergerak mundur, HD tersebut terlalu laju hingga menjebol tanggul acuan dumping setinggi dua meter.

Tak ayal, alat berat tersebut pun kemudian terperosok hingga terbalik, dengan kondisi Jusman masih dibalik kemudi.

Hal ini pun dibenarkan Kapolsek Gunung Tabur AKP Sujarwanto, saat dikonfirmasi kejadian tersebut pada Rabu (30/8). Dikatakannya, sejumlah saksi mata di lokasi kejadian pun mengungkapkan jika HD Jusman mundur terlalu laju dan menabrak tanggul acuan dumping.

"Jadi saat mundur ia (*Jusman) terlalu laju dan menabrak tanggul. Sehingga unit OHT 777-213 yang dikendarainya, masuk dalam tanggul hingga terbalik. Dan dengan cepat lumpur mengubur korban," ungkapnya.

Atas kejadian itu, sejumlah saksi mata yang mengetahui segera melapor untuk segera melakukan penyelamatan, namun nyawa Jusman tidak dapat diselamatkan. Akibat sesak oleh lumpur masuk dalam kabin unit yang dikendarainya.

"Setelah melihat kejadian itu, rekan korban segera melakukan pertolongan pertama. Namun karena lumpur yang terus masuk, nyawa korban akhirnya tidak bisa diselamatkan," terang AKP Sujarwanto.

Sementara, Project Manajer PT BUMA Lati, Amudi Sormin saat dihubungi Klik Berau, mengatakan upaya penyelamatan dan evakuasi langsung dilakukan tim Emergency Response Group (ERG) PT BUMA, sesaat kejadian diketahui pihaknya.

Selanjutnya korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah(RSUD) Abdul Rivai, untuk mendapat penanganan intensif. Namun takdir berkata lain, nyawa Jusman tidak dapat tertolong, dan dinyatakan meninggal dunia.

"Korban langsung kami bawa ke RSUD Abdul Rivai, namun ternyata sudah meninggal dunia. Diduga akibat kehabisan nafas karena terendam di lumpur," kata Amudi Sormin.

Kecelakaan kerja ini pun telah dilaporkan kepada Kepala Inspektur Tambang (KAIT) sesaat setelah kejadian. Guna investigasi lebih dalam terkait kejadian bersama tim Inspektur Tambang, agar dapat diketahui penyebab pasti kecelakaan tersebut. Sekaligus upaya memastikan kejadian serupa tak terulang kedepannya.

"Kami juga telah melaporkan kejadian ini kepada Kepala Inspektur Tambang (KAIT), dan masih menunggu hasil investigasi lebih lanjut," pungkasnya.

Sementara untuk jenazah Jusman, rencananya akan diterbangkan ke kampung halamannya di Makassar pada sore ini. (*)

*Kondisi HD yang dikendarai Jusman

*Jenazah Jusman Saat Dibawa 

Reporter : M Hidayat    Editor : Zul Ihsan



Comments

comments


Komentar: 0