16 Agustus 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Sesosok Mayat Ditemukan Mengapung di Sungai Mahakam


Sesosok Mayat Ditemukan Mengapung di Sungai Mahakam
Mayat perempuan yang ditemukan warga mengambang di sekitar Jembatan Gelatik dekat Unmul anak Sungai Mahakam Samarinda, Senin sore 13 Maret 2017 (Foto: Istikewa)

KLIKBERAU.COM - Penemuan sesosok mayat wanita tanpa identitas yang mengapung di Sungai Jembatan Gelatik, anak Sungai Mahakam menunjukkan dugaan sementara warga sekitar. Mayat perempuan yang tersangkut di kolong rumah warga saat ditemukan masih segar.

Warga menduga korban terpeleset dan tenggelam di sekitar anak Sungai Karang Mumus. Mayat perempuan berumur sekitar 20-30 tahun tersebut dievakuasi oleh warga dari Sungai Karang Mumus, Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), Senin sore 13 Maret 2017.

Mayat perempuan ini tersangkut di bawah kolong rumah warga yang berada di atas sungai. Evakuasi berjalan dramatis. Apalagi warga harus berhati-hati saat melintasi jembatan yang sangat kecil dan hanya bisa dilalui oleh satu orang saja.

Penemuan mayat perempuan ini cukup mengagetkan warga. Oleh warga sekitar, mayat perempuan itu tidak dikenali.

Diduga, perempuan ini terpeleset jatuh di hulu sungai dan kemudian terbawa arus dan tersangkut di rumah warga di kawasan itu.

Perempuan tersebut berada di air baru beberapa jam. Pasalnya, kondisi badan belum membengkak, belum mengeluarkan bau, serta belum kaku. Kejadian yang membuat kemacetan di sepanjang Jalan Gelatik itu diketahui sekitar pukul 15.00 WITA.

Arifin, saksi mata yang menemukan mayat itu mengatakan, saat itu dirinya hendak buang air kecil. Dia melihat ada sesuatu yang tersangkut di bawah kolong rumahnya.

"Saya mau bersihkan sampah-sampah di kolong, kan. Saat dilihat, kok ada rambut. Ini rambut manusia. Saya langsung lari ke depan masjid dan minta tolong orang. Bilang anukan, bilang polisi, tunggu anggota saya aja, Pak. Perempuan. Supaya tidak hanyut, korbannya saya ikat. Tapi saya mau ikat badannya takutnya larut," ujar Arifin.

Mayat perempuan tersebut berciri rambut panjang warna hitam sebahu, menggunakan pakaian lengan pendek warna krem, dan celana panjang warna merah muda.

Untuk mengetahui penyebab tewasnya perempuan, petugas membawa jenazahnya ke kamar jenazah RSU AW Syahranie Samarinda untuk melakukan autopsi. Kasusnya saat ini ditangani jajaran Polsekta Samarinda Utara. (*)

Reporter : Man    Editor : Zul Ihsan



Comments

comments


Komentar: 0