20 November 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Gandeng Komunitas Sayang Bunda, Klik Bontang Gelar Seminar Kanker Serviks


Gandeng Komunitas Sayang Bunda, Klik Bontang Gelar Seminar Kanker Serviks
Walikota Bontang Neni Moerniaeni (tengah) saat berfoto bersama dengan manajemen Rs Amalia dan Komunitas Sayang Bunda. (Foto: Humas Indra)

KLIKBERAU.COM - Media online KlikBontang (KlikGroup) kembali menunjukan eksistensinya sebagai media yang juga peduli dalam kegiatan sosial. Salah satunya yakni dengan menggelar kegiatan seminar kanker serviks dan pemeriksaan IVA gratis yang diperuntukkan kepada para Ibu - Ibu di Kota Bontang.

Acara yang bekerja sama dengan Komunitas Sayang Bunda dan Rs Amalia ini pun diikuti 100 peserta dan digelar di Rs. Amalia, Minggu (19/2).

General Manager KlikBontang Suriadi Said mengatakan, kegiatan ini sengaja dilakukan sebagai bentuk kepedulian klikbontang kepada para kaum hawa.

Apalagi kata dia, penderita kanker serviks atau kanker mulut rahim tiap tahunnya cukup mengkhawatirkan.

"Menyadari hal demikian, Klikbontang bersama RS Amalia dan Komunitas Sayang Bunda menggelar seminar kanker serviks ini. Harapan kami, dari kegiatan ini para peserta yang hadir bisa menumbuhkan semangat kepada para ibu - ibu yang lain untuk lebih sadar pentingnya kesehatan dan tidak cuek terhadap gejala - gejala penyakit yang acapkali menghantui kaum hawa," terangnya.

Seminar yang bertajuak caring for your health, caring for your family, dihadiri langsung Walikota Bontang Neni Moerniaeni dan Assiten III Pemkot Bontang Syarifah Nurul Hidayah.

Sementara itu, Muhammad Ali Akbar Baros Ketua Komunitas Sayang Bunda (KSB) mengatakan, seminar kanker serviks ini merupakan agenda KSB yang bertujuan memberikan pemahaman tentang kanker serviks, sekaligus bagaimana cara pencegahan dan tanda-tanda kanker serviks secara dini.

“Maju atau tidaknya suatu negara, tidak terlepas dari peran penting seorang ibu, namun demikian tidak bisa kita pungkiri kesadaran ibu-ibu tentang kesehatannya sendiri tergolong rendah. Oleh karenanya melalui Komunitas Sayang Bunda ini, kami berkomitmen memberikan edukasi kepada ibu-ibu se-Kota Bontang agar lebih peka terhada peksehatannya,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, selain seminar kanker serviks para peserta nantinya akan mengikuti pemeriksaan Infeksi Asam asetat (IVA) selama tiga hari kedepan, yakni pada tanggal 20, 21 dan 23 Februari. Pasca kegiatan ini, tambah dia komunitas yang digagas langsung oleh Walikota Neni bakal menggelar kegiatan sosial dengan menyisir ibu-ibu yang tinggal di kawasan pesisir.

“Sejauh ini kami sudah membentuk tim pokja-nya, baik di tingkat RT maupun Kelurahan. Mari kita sama-sama mendukung gerakan ini agar Ibu-ibu di Bontang semakin paham pentingnya kesehatan demi masa depan keluarga yang harmonis” ungkapnya.

Tak lupa, ia mengucapkan terimakasih kepada para sponsorsip yang turut membantu suksesnya acara ini berlangsung. “Terimakasih kami sampaikan kepada PT Pupuk Kaltim, PT Badak NGL dan Pemerintah Kota Bontang atas bantuannya sehingga acara ini dapat berlangsung sesuai yang kami harapkan,” ucapnya.

Mewakili manajemen RS Amalia Yuliana mengungkapkan, kanker serviks merupakan salah satu penyakit yang paling ditakuti oleh wanita. Penyakit ini kata dia, merupakan silent killer atau pembunuh teresembunyi yang tidak dapat diketahui tanda atau gejalanya.

“ Biasanya ibu-ibu baru tahu, pada fase-fase lanjut seperti stadium 3 atau akhir, dari seminar ini kami berharap ibu-ibu semua dapat menyimak dengan baik. Perlu diketahui kami dari RS Amalia, setiap bulannya mengadakan kegiatan-kegiatan seperti ini baik dalam bentuk preemtif dan preventiv, kami berharap kehadiran RS Amalia dapat memberikan kontribusi nyata dibidang kesehatan di Kota Bontang” ujarnya.

Sementara itu Walikota Bontang Neni Moernaieni mendukung dan mengapresiasi seminar yang digagas KSB. Menurutnya, pengetahuan akan kanker serviks sejak dini sangat dibutuhkan untuk mencegah resiko terkena kanker serviks.

“Saya berharap dengan seminar ini, kaum wanita khususnya kaum ibu di Bontang dapat sehat dan terhindar dari kanker serviks. Kanker serviks ini adalah penyakit yang beresiko pada kematian terhadap seorang wanita,” jelasnya. (*)

Reporter : Ahmad Nugraha    Editor : Shanika Adella



Comments

comments


Komentar: 0